Gunung Merapi

Pemandangan di sebelah selatan desa langsung menatap ke gunung Merapi

Merapi

Pemandangan gunung Merapi dari atas desa.

Slide 3

..

Gunung Merapi

Pemandangan Gunung Merapi dari belakang rumah warga

Gunung Merbabu

Pemandangan Gunung Merbabu dari utara desa

Tampilkan postingan dengan label kesenian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesenian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2015

Kesenian

Kesenian 
            Masyarakat di desa Tritis banyak yang tertarik pada kesenian tari, seperti tari buto ( tari yang menggunakan topeng ) dan tairan lainnya. Biasanya tarian itu disuguhkan dalam berbagai acara, seperti dalam acara pernikahan, acara pelaksanaan ritual, pesta-pesta dan acara lainnya. Instrumen musik tari yang digunakan untuk pertunjukan tari adalah seperangkat gamelan Jawa yang berlaras Slendro. Musik tari dalam pertunjukan sangat penting keberadaannya yaitu untuk memperkuat karakter tokoh dan mendukung suasana yang ditampilkan. Menurut masyarakat, seorang sesepuh kesenian, sebelum pertunjukan dimulai, seluruh pemainnya tampil dan duduk berjajar diatas pentas. Kemudian salah satu pemain melantunkan tembang pembuka sebagai ucapan selamat datang yang ditujukan kepada para penonton, selanjutnya seluruh pendukung melantunkan tembang bersama. Adapun bentuk tembang yang dilantunkan berupa Bowo Sekar Tepi Kawuri dhawah sekar Macapat Kinanthi. Contoh Bowo sebagai pembuka dan Sekar Kinanthi yang dilantunkan oleh para pemain kesenian.
Setelah tembang dilantunkan, pertunjukan tari segera dimulai. Instrumen musik yang digunakan dalam pertunjukan terdiri dari beberapa jenis ricikan gamelan Jawa, yaitu: 3 buah bendhe, bernada 6, 1 dan 5, 1 buah Bedhug, 1 buah Dhodog, 1 buah Kendang , 1 buah Demung dan 1 buah Gong, ditambah beberapa instrumen musik, seperti: drum, keybot, tamburin, dan simbal, dengan lagu-lagu Sragenan, Banyumasan, Surakartan, dan Campursari.
Di desa Tritis juga terdapat perkumpulan – perkumpulan sebagai wadah mengembangkan kreatifitas masyarakat dalam melestarian kebudayaannya. Ada 1 sanggar kesenian dengan banyak anggota budayawan dan anggota seniman ( data monografi desa Tritis semester II tahun 2010). Sarana penunjang lainnya adalah gedung bioskop “New Selo Theatre” yang terletak di dekat Joglo 1.